KENALI BRONKOPNEUMONIA PADA ANAK

Oleh : dr. Dominggus N. Lokollo, SpA, MSi.Med

Bronkopenumonia adalah salah satu jenis infeksi pernafasan yang sering menyerang anak berusia 2 tahun ke bawah atau pun lansia yang berusia 65 tahun ke atas. Kenali lebih dalam penyebab bronkopneumonia pada anak dan cara mencegahnya.

Berdasarkan laporan dari UNICEF dan Ikatan Dokter Anak Indoneisa (IDAI) , pada tahun 2015 terdapat sekitar 20.000 anak balita di Indonesia meninggal karena pneumonia. Bronkopneumonia atau yang bisa disebut sebagai pneumonia lobularis merupakan jenis pneumonia akibat infeksi dan peradangan pada saluran nafas utama, yaitu bronkus, akibat infeksi bakteri, virus atau jamur. Selain itu, risiko terkena bronkopneumonia dapat menigkat karena beberapa faktor risiko, seperti usia yang terlalu muda atau terlalu tua, lingkungan yang kotor, paparan asap rokok, gaya hidup, penggunaan obat penekan sistem kekebalan tubuh dan kondisi tertentu, misalnya malnutrisi.

Gejala Bronkopneumonia  pada Anak

Gejala bronkopneumonia yang muncul dapat bervariasi mulai dari ringan hingga berat tergantung penyebabnya. Selain itu, gejala bronkopneumonia bisa mirip dengan gejala penyakit paru-paru lain, yaitu bronchitis atau bronkiolitis, sehingga diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang berupa tes darah dan foto rontgen oleh dokter, untuk membantu membedakan kedua penyakit tersebut.

Berikut beberapa gejala bronkopneumonia pada anak :

  • Batuk berdahak
  • Demam atau menggigil
  • Sesak napas atau napas menjadi cepat
  • Dada terasa sakit
  • Rewel atau sulit untuk tidur
  • Kehilangan nafsu makan
  • Muntah
  • Wajah terlihat pucat
  • Perubahan warna di bagian bibir dan kuku yang menjadi kebiruan

Bila gejala-gejala bronkopneumonia pada anak tidak segera diobati, akan berakibat pada kemungkinan munculnya komplikasi lain yang lebih berbahaya, seperti : sepsis, abses paru-paru, efusi pleura dan gagal nafas.

Bagaimana Merawat Anak yang Menderita Bronkopneumonia?

Perawatan untuk anak yang menderita bronkopneumonia bergantung dari penyebabnya. Pada bronkopneumonia ringan yang disebabkan oleh virus, biasanya dapat sembuh dalam beberapa hari atau beberapa minggu.

Untuk bronkopneumonia yang disebabkan oleh bakteri, dokter akan memberikan obat antibiotic, untuk mematikan kuman penyebab bronkopneumonia dan  mempercepat pemulihan. Jika kondisi anak cukup stabil dan dapat dirawat dirumah, dokter juga akan menyarankan orang tua agar anak beristirahat total dan menjauhi anak dari paparan asap rokok.

Apabila kondisi anak sudah melemah dan gejala yang dialami berat, maka penanganan rawat inap  di rumah sakit diperelukan untuk mengobati bronkopneumonia , Beberapa kondisi bronkopneumonia pada anak yang memerlukan penanganan medis segera diantaranya, kesulitan untuk bernafas, kadar oksigen dalam darah rendah, mengalami dehidrasi, tampak lesu, atau anak mulai mengalami penurunan kesadaran. Dokter akan memberikan obat antibiotic suntikan dalam cairan infus, dan memberikan oksigen dan nafas bantuan jika diperlukan untuk merawat kondisi anak dengan bronkopneumonia berat.

Cara Mencegah Bronkopneumonia pada Anak

Sepintas bronkopneumonia pada anak memang mengerikan. Namun penyakit ini dapat dicegah.

Berikut beberapa langkah sederhana untuk mencegah bronkopneumonia pada anak, seperti :

  • Usahakan anak selalu menjaga kebersihan tangan anak anda untuk mengurangi penularan penyakit
  • Hindarkan anak-anak dari paparan rokok
  • Jauhkan bayi atau anak dari penderita bronkopneumonia
  • Lengkapilah imunisasi anak agar terlindungi dari bakteri dan virus yang menyebabkan infeksi bronkopneumonia.

Anak- anak memang lebih rentan terserang bronkopneumonia, terutama anak yang berusia dibawah 2 tahun atau anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, Bila anak anda mengalami gejala yang mirip dengan bronkopneumonia, segera konsultasikan ke dokter spesialis anak untuk mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat, Semakin cepat ditangani, risiko terjadinya komplikasi akibat bronkopmneumonia pada anak akan semakin kecil.



  • Administrasi Post author

    Bronkopneumonia adalah salah satu jenis infeksi pernafasan yang sering menyerang anak berusia 2 tahun ke bawah atau pun lansia yang berusia 65 tahun ke atas. Berikut beberapa gejala bronkopneumonia pada anak : Batuk berdahak, Demam atau menggigil, Sesak napas atau napas menjadi cepat, Dada terasa sakit, Rewel atau sulit untuk tidur, Kehilangan nafsu makan, Muntah, Wajah terlihat pucat, Perubahan warna di bagian bibir dan kuku yang menjadi kebiruan. Jika ada anggota keluarga yang memiliki gejala seperti yang artikel diatas, mohon segara dikonsultasikan ke dokter. Semoga artikelnya bermanfaat dan dapat membantu anda.
    Salam hangat dari RS. Hosana Medica, Jl. Utama BIIE No.1 Lippo Cikarang
    Telp. 021-8972472 dan Fax. 021-89900769.
    Saran dan keluhan : marketing_hosanalc@yahoo.co.id / lippocikarang@hosana-medica.com.
    Hotline IGD : 021-89900771.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Google

Categories