De Quervain’s Tenosynovitis

oleh :

Dokter Bedah Ortopedi

dr. Arimurti Pratianto, Sp. OT

Jadwal Praktek :

Hari Senin, Rabu dan Jumat : 09.00 – 11.00 WIB

Definisi

Tendon  adalah sekumpulan jaringan ikat berserat kuat yang menghubungkan jaringan otot dengan tulang yang berfungsi untuk pergerakan. Pada pergelangan tangan terdapat banyak tendon yang dilingkupi oleh selubung tendon (Tendon sheath).

Tenosynovitis adalah proses inflamasi (peradangan) pada selubung tendon, yang bisa disebabkan oleh penggunaan berlebihan atau timbul secara spontan. Proses inflamasi menyebabkan penebalan pada selubung tendon dan menyebabkan penekanan pada kompartemen tendon.

De Quervain’s Tenosynovitis adalah Tenosynovitis yang terjadi pada kompartemen extensor pertama pada pergelangan tangan yang terdiri dari dua tendon yaitu Extensor pollicis brevis dan Abductor pollicis longus yang berfungsi untuk pergerakan pada ibu jari.

Epidemiologi

De Quervain’s Tenosynovitis lebih banyak dialami oleh wanita dibandingkan pria, banyak terjadi usia 30-50 tahun, melibatkan tangan dominan. Faktor resiko De Quervain’s Tenosynovitis antara lain penggunaan pergelangan tangan pada sisi ibu jari yang berlebihan, contohnya memeras baju, menggendong bayi, menggunakan mouse komputer, menggunakan gunting, mengetik pada handphone, merajut dan mengangkat benda berat.

Diagnosis

Penegakkan diagnosis De Quervain’s Tenosynovitis dilakukan secara klinis, artinya jarang diperlukan pemeriksaan tambahan seperti X-ray, USG atau MRI. Gejala nyeri timbul secara gradual, terjadi pada pergelangan tangan sisi ibu jari dan bisa terdapat nyeri tekan. Adapun Tes khusus yang akan dilakukan oleh dokter orthopedi untuk menegakkan diagnosis antara lain adalah manuver Finkelstein dan Eichhoff

Penatalaksanaan

Penatalaksanaan De Quervain’s Tenosynovitis dimulai dengan terapi konservatif yaitu pemberian obat anti-inflamasi, injeksi corticosteroid langsung pada selubung tendon yang terlibat, immobilisasi dengan splint dan kompres dingin pada area yang terlibat dan fisioterapi. Tindakan operasi dipertimbangkan pada kasus dimana terapi konservatif tidak berhasil menghilangkan gejala dan nyeri persisten.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Google

Categories